The news is by your side.

PHRI Dukung Pemkab Badung Pajaki Rumah Kos

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Badung – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung Agung Ray Suryawijaya mendukung langkah Pemkab Badung aturan rumah kos yang wajib mengurus izin operasional. Menurutnya, kini banyak rumah kos yang berlaih fungsi menjadi penginapan dan hotel untuk wisatwan asing.

“Wacana ini memang sudah lama didengungkan sejak lima tahun lalu. Tenryata rumah kos saat ini menjadi pesaing hotel. Karena banyak bule-bule yang tinggal di rumah kos,” katanya, Rabu.

Ia juga menyoroti adanya praktik makelar rumah kos yang dilakukan warga negara asing. Ia mencontohkan misalnya seorang warga negara asing menyewa kamar kos dengan harga Rp2 juta tiap bulannya. Kemudian didandani sedemikian rupa dan disewakan sehari Rp500 ribu. Jika 20 hari terus ada tamunya maka pendapatannya Rp10 juta hanya dari satu kamar kos.

Namun, hal semacam itu luput dari pajak dan pendataan.

“Ini merugikan pihak hotel. Karena kunjungan wisatwan meningkat namun tingkat hunian cenderung mejurun. Kemana tamu-tamu ini tingkat kunjungan naik kok hunian menurun. Ternyata mereka ke kos, vila, dan gust gouse yang belum bayar pajak,” imbuhnya.

Mwnurutnya praktik semacam ini sudah dirasakan sejak lima tahun terkahir. Jika sebelumnya biasanya tingkat hunian ada di angka 70 persen ke atas. Kini, tingkat hunian hanya sekitar 65 persen.

“Yang penting harus ada data base yang jelas. Keempat adalah pendataan dan kemanan dan kenyamanan. maka perlu didata menngoptimalkan pendapatan juga,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.