The news is by your side.

PKB Tak Ingin Jatah Menteri Berkurang Jika PAN dan Demokrat Gabung ke Jokowi

0

Oleh: Azhar AP  |

Balicitizen.com, Jakarta – Setelah hiruk pikuk gugatan pemilu rampung di Mahkamah Konstitusi, kini saatnya para partai koalisi membicarakan soal jatah menteri.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyambut baik wacana penambahan anggota koalisi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Namun, pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengingatkan koalisinya sudah gemuk.

Pembicaraan terkait koalisi, lanjutnya akan mulai dibicarakan usai penetapan presiden-wakil presiden.

Terkait kemungkinan partai oposisi seperti Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang akan bergabung dengan koalisi Jokowi, Cak Imin mengaku belum tahu. Soal urgensi rekonsiliasi pun, kata dia, tergantung urgensinya.

“Yah yang penting jangan mengurangi jatah PKB deh,” katanya saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Minggu (30/6).

Pada intinya, dia mengatakan pintu koalisi bisa dibuka untuk partai lain demi rekonsiliasi meski Koalisi Indonesia Kerja saat ini dinilai sudah gemuk. “Koalisi pendukung 01 sudah kegemukan. Banyak sekali tapi demi sebuah rekonsialisasi ‘welcome’ saja,” katanya.

Ketika ditanya terkait porsi kabinet yang bisa berkurang karena ada partai lain yang bergabung, Cak Imin mengatakan kemungkinan bisa dibuatkan pos baru.

“Supaya tidak berkurang, dibikinkan jatah baru ‘kan ga masalah. Pokoknya banyak tempatlah,” terangnya. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.