The news is by your side.

Polda Bali Bongkar Prostitusi Online, Tawarkan Harga sampai Rp1,5 Juta

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kasus prostitusi online dengan menawarkan jasa seks melalui media sosial dibongkar Tim Subdit V Cyber Crime Direktorat Reskrimsus Polda Bali.

Petugas menangkap seorang germo Hassani alias Joe (34). Direktur Reskrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho mengatakan, terungkapnya prostitusi online tersebut berawal dari patroli cyber yang dilakukan  pada 6 Agustus 2019. “Anggota kami menemukan akun twitter  “#Expo#Bali 4-6 dan @Chezka zii” yang memposting konten pornografi sekaligus pelayanan seksual,” kata Yuliar Kus Nugroho didampingi Kasubdit V Cyber Crime AKBP I Gusti Ayu Putu Suinaci, Senin (9/9).

Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui pemilik akun tersebut H alias J dan terlacak tinggal di Jalan Muding Mekar, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Pria asal Yogyakarta itupun ditangkap. “Tersangka mengakui perbuatannya. Begitu juga dari pemeriksaan Iphone X miliknya ditemukan  akun yang digunakan dalam menjalankan kegiatan prostitusi online,”ungkapnya.   

Selain handphone, polisi juga menyita barang bukti dia ATM BCA,  print out screen capture yang memuat postingan dari akun twitter @chezska_zii, satu lembar bukti transfer pembayaran DP jasa prostitusi, enam lembar uang pecahan Rp 100.000, 11 pcs kondom, serta satu minyak pelumas.

Tersangka mengaku sudah enam bulan menjadi germo. Ia memasang tarif   sekali kecan dengan harga bervariasi mulai Rp 500 ribu sampai 1,5 juta.  Para wanita penghibur itu kebanyakan didatangkan dari luar Bali kemudian “eksekusi” dilakukan  di sebuah hotel di Bali. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.