The news is by your side.

PPP: Tak Masalah Gerindra, Demokrat dan PAN Gabung Koalisi

0

Oleh: Muhajir  |

Balicitizen.com, Jakarta – Wakil Ketua MPR Fraksi PPP, Arsul Sani, tidak mempermasalahkan jika Presiden Jokowi mengajak Gerindra, PAN, dan Demokrat bergabung ke dalam koalisi pemerintah. Hanya saja ia mengingatkan agar partai-partai itu tak berlagak oposisi bila diajak gabung.

“Jangan kursinya mau, yang gak enak enggak mau, seolah-olah bukan bagian dari koalisi, itu aja,” kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (17/10).

Arsul juga mengomentari isu koalisi gemuk di periode kedua Jokowi. Menurut dia, partai politik hanya bertugas mengusung calon presiden saat pesta demokrasi lima tahunan digelar.

Kemudian, pembentukan kabinet sepenuhnya diberikan kepada presiden terpilih. Dalam konstitusi dikenal dengan istilah hak prerogatif presiden. Atas dasar itu, presiden terpilih berhak mengangkat siapa saja menjadi menteri, termasuk jika berasal dari partai penantang.

“Selebihnya itu sifatnya hal-hal politis saja. Bahwa dalam politik pengusung itu kemudian ada reward-nya, itu ia,” ujarnya. Namun, pemberian reward itu tidak boleh membatasi presiden dalam menggunakan hak prerogatifnya.

Arsul juga menilai isu koalisi gemuk masih sebatas spekulasi. Ia meminta publik agar tidak membuat kesimpulan dini terkait hal tersebut.

“Itu kan baru spekulasi, apakah akan seperti itu? Kan belum bisa juga kita tentukan. Hal yang belum terjadi belum bisa kita komentari,” ujarnya.

Terkait komposisi kabinet Jokowi, Arsul menyebut sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan. Memang, beberapa bulan lalu Jokowi pernah memanggil pimpinan partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) untuk membahas komposisi kabinet.

“Nah saya kira di hari-hari akhir menjelang pelantikan, ini kemudian di buka kembali. Saya yakin ada ketua umum parpol yang satu-dua hari kemarin berkomunikasi dengan bapak presiden, dan dalam satu-dua hari ke depan PPP akan diajak berkomunikasi,” katanya. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.