The news is by your side.

Prabowo Dikritik, Dahnil: Ada Masalah dengan Literasi Politisi Kita

0

Oleh: Icheiko Ramadhanty   |

Balicitizen.com, Jakarta – Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, membenarkan adanya kritik dari Komisi I DPR kepada Prabowo karena seringnya sang menteri bepergian ke luar negeri. Dahnil menjelaskan, Prabowo ingin menerapkan empat prinsip yang digunakan dalam anggaran politik pertahanan.

Empat prinsip tersebut adalah tepat guna, efisien, ekonomis, dan memperhatian aspek geopolitik dan geostrategis. Maka dari itu, Dahnil mengatakan kunjungan Prabowo ke beberapa negara dilakukan untuk mendukung prinsip-prinsip tersebut.

Dahnil juga menyatakan, kunjungan ke luar negeri itu bukan hanya melakukan diplomasi pertahanan dalam menjaga hubungan baik dengan negara-negara strategis, tetapi juga terkait dengan persenjataan alutsista. “Kan beli senjata itu tidak seperti beli mobil di dealer. Tapi butuh clearance, butuh kesepakatan government to government (antarpemerintah),” kata Dahnil ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (23/1).

Dia menuturkan, pembelian alutsista meskipun terdapat aspek business to business, tetap akan memperhatikan perizinan pemerintah antarnegara. “Makanya apabila ada kritik yang mengatakan Pak Menhan jalan-jalan ke luar negeri, saya pikir mereka yang tidak punya pemahaman yang baik tentang tugas-tugas pertahanan,” ucap Dahnil.

Selain itu, Dahnil juga menyebut kritik yang dilayangkan oleh Prabowo menggambarkan ada permasalahan literasi di kalangan politisi di Tanah Air dewasa ini. “Kritik itu bukti bahwasanya ada masalah dengan literasi pertahanan para politisi kita,” tegas dia. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.