The news is by your side.

Pria Berbadan Kekar Aniaya Pengurus Sekolah Harapan Bunda

0

Oleh: Riki Z  |

Balicitizen.com, Badung – Puluhan pria berbadan kekar mengamuk di Sekolah Harapan Bunda Jalan Uluwatu I, Gang Cempaka, Lingkungan Mekar Sari Simpangan, Kuta Selatan. Pelaku menganiaya pimpinan yayasan dan tiga orang staf sekolah.

Kericuhan terjadi sekitar pukul 21.00 wita di halaman Sekolah Harapan Bunda. Awalnya, pimpinan yayasan Jeanne Selvya (52) sedang ngobrol dengan Bhabinkamtibmas Polsek Kuta Selatan tekait pemasalahan jalan yang masih sengketa. Tidak lama setelah itu, datang sekitar 50 orang pria berbadan kekar memaksa masuk sembari berteriak mengancam akan membunuh. “Jeanne Selvia bersama anaknya Mario Alcrisdo (26) sedang duduk diteras ditarik kemudian dianiaya oleh beberapa orang,”ujar sumber petugas, Kamis (27/6).

Melihat ibunya dianiaya, Mario Alcrisdo berusaha melerai tapi ikut menjadi sasaran. Pria asal Kupang beralamat di Jalan Pertamina, Perum Bumi Jimbaran itu kena pukul di dada kiri. Kemudian, dua orang staf lainnya yaitu Jemris Luka Molina (30) dan Benjamin Pesireron yang sedang berada di luar ikut diamuk pelaku. “Benjamin Pesireron tergeletak dibawah akibat hantaman kursi. Sedangkan Jemris Luka Molina ikut dianiaya saat berusaha menolong Benjamin,”ungkap sumber.

Diduga, permasalahan dipicu karena salahpaham. Sorenya, anak dari pemilik lahan di sekolah tersebut diantar oleh beberapa orang untuk berenang di TKP. Mereka pun dihampiri satpam Paulus Seran dan mengatakan hanya anak-anak yang diperbolehkan masuk berenang. Larangan itu memicu emosi bahkan sempat terjadi cekcok diakhiri dengan pengancaman membawa massa.

Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan yang dihubungi belum menjawab. Demikian pula Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu Aris Setianto belum memberikan keterangan resmi terkait adanya kejadian tersebut. Ari/Balicitizen

Berita Terkait
No Comments
  1. Yudhi says

    Aparat harus tindak lanjut jngn masuk angin, jngn-jangan oknum tersebut adalah???

Leave A Reply

Your email address will not be published.