The news is by your side.

Prodak Kerajinan Ini Dipasarkan Via Medsos, Omzet Capai Rp70 Juta

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Denpasar – Berbagai kerajinan anyaman yang berbahan dasar bambu, pandan, lontar, rotan, agel, dan lainnya yang didesain khusus menjadi dompet, clutch, tas, kipas, sokasi, keben, dan bokor diminati pasar mancanegara. Produk handmade yang diberi label Decocraft Bali ini beromzet Rp70 juta hingga Rp100 juta.

Owner DecoCraft Bali, Komang Ayu Kristiana Dewi mengatakan jika berbagai kerajinan anyaman yang dijual ia datangkan langsung dari perajin lokal Bali. Keunikan dari hasil kerajinan yang ia produksi ialah motif pada produk yang tidak dilukis/sablon melainkan menggunakan motif khusus berbahan tisu.

“Untuk anyamannya sendiri kami datangkan dari perajin lokal di Buleleng dan Bangli. Keunikannya, motif yang ada di produk kerajinan itu tidak dilukis atau sablon. Tapi ada semacam tempelan terbuat dari tisu yang diprint motif kemudian kita pasang sesuai dengan model yang kita inginkan. Untuk bahan ini kita masih import,” jelasnya.

Untuk pemasarannya sendiri, DecoCraft Bali yang memperkejakan hampir 10 orang ini dikatakan Ayu melalui media sosial (medsos) dan juga e-commerce serta dengan mengikuti pameran. Ditambahkan Ayu, omzet per bulannya sendiri mencapai Rp70 juta. Bahkan jika pasar tidak lesu, maka penjualan bisa mencapai angka Rp100 juta.

“Kita jualannya melalui media sosial, e-commerce bahkan juga pameran. Selain itu, kita juga ekspor ke luar negeri seperti Belgia, Malaysia, Korea dan juga Australia,” ujar Ayu yang menambahkan jika usahanya ini telah Ia rintis sejak tahun 2015. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.