The news is by your side.

Puluhan Warga Denpasar Dilarikan ke RS, Diduga Keracunan Makanan

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Denpasar – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya menerima sekitar 64 pasien yang diduga mengalami keracunan makanan. Dari total tersebut, lima di antaranya masih menjalani rawat inap sementara sisanya diperbolehkan langsung pulang.

Kasubag Humas RSUD Wangaya, Agung Suastika mengatakan, 45 pasien datang pada Jumat (20/9) kemarin. Smentara sisanya datang pada Sabtu (21/9) ini. Mereka semuanya mengalami gejala yang sama yakni mual, pusing, dan muntah-muntah.

“Hari ini masuk lagi 18 dan diperbolehkan pulang semua. Gejalanya sama, pusing mual muntah,” katanya saat dihubungi, Sabtu.

Ia mengatakan, untuk yang dirwat inap karena pertimbangan dokter yang menanganinya. Penyebabnya adalah kondisi tubuh dan tingal mualnya lebih dari yang lainnya.

“Tingkat mual muntahnya mungkin lebih tinggi yang jelas begitu dokter yang tahu. Itu kan kewenangan nya di dokter, kan beliaunya yang menentukan pasien berhak diopname atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Mataram mengatakan keracunan makanan yang dialami warga tersebut diduga setelah menyantap makanan saat acara gladi bersih utsawa dharma githa dan pentas budaya di Denpasar Timur pada Kamis (19/9) malam. Ia mengatakan Kota Denpasar memang sedang mengadakan even tersebut di masing-masing Kecamatan.

“Semua kecamatan melaksanakan utsawa dharma githa, semuanya dari empat kecamatan. Untuk persiapan gladi itu nasi bungkusnya kemungkinan, diduga mengandung bakteri karena tim kesehatan yang bawa ke BBPOM,” katanya.

Ia mengatakan nasi tersebut dipesan dari rekanan atau pihak ketiga. Rekanan tersebut sudah menjadi langganan selama ini.

“Dari tahun ke tahun dia sudah berijin ya mungkin kebetulan musibah,” katanya.

Kini sample nasi tersebut telah dibawa ke BBPOM Denpasar untuk diperiksa.

“Hasilnya ini belum turun apakah mienya apakah telornyan sayurnya, saya belum tahu,” jelasnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.