The news is by your side.

Rumah Asisten Nyoman Dhamantra Digeledah KPK

0

Oleh: Rudi Hasan  |

Balicitizen.com, Jakarta – Kasus perkara suap impor yang menjerat Nyoman Dhamantra terus dikembangkan. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung menggeledah delapan lokasi terkait kasus suap impor bawang putih.

“Dari 3 lokasi hari ini kami menemukan cukup banyak dokumen-dokumen terkait dengan impor bawang putih tersebut,” ujar Juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa, (13/9).

Tiga lokasi yang dimaksud yakni rumah asistem Anggota Komisi VI DPR I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri (MBS) di Jagakarsa. Selain itu ada dua lokasi lain, yang turut digeledah, yakni kantor Asia Tech Asia, yang merupakan kantor dari Mirawati.

“Kemudian rumah tersangka ZFK (pihak swasta Zulfikar) di apartemen Cosmo Park Thamrin City di Tanah Abang,” ujar Febri.

Selain dokumen, KPK juga menyita sejumlah barang bukti elektronik. Termasuk data-data di laptop dan informasi lain yang terkait.

Kemarin, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Anggota Komisi VI DPR I Nyoman Dhamantra. Ruangan legislator asal Fraksi PDI Perjuangan telah diperiksa tiga jam lebih, dan tim keluar ruang kerja dengan membawa dua koper.

Enam orang ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) termasuk I Nyoman Dhamantra (INY). Lima lainnya yakni asisten Dhamantra, Mirawati Basri (MBS); swasta Elviyanto (ELV). Kemudian Chandry Suanda (CSU) alias Afung, swasta Doddy Wahyudi (DDW) dan swasta Zulfikar (ZFK).

Penetapan ini merupakan kelanjutan dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Rabu dan Kamis (8/8). Sebanyak 13 orang dicokok tim di Jakarta.

Selain meringkus belasan orang, KPK juga menyita bukti transfer Rp 2,1 miliar dari pihak swasta Doddy Wahyudi dan menyita USD 50 ribu yang dibawa orang kepercayaan Nyoman, Mirawati.

Adapun tujuh pihak lain yang ikut diringkus saat OTT antara lain Nino (NNO), Syafiq (SYQ), Made Ayu (MAY) dan Lalan Sukma (LSK). Mereka adalah pihak swasta, sementara ada Sekretaris Money Changer Indocev, Ulfa (ULF); dua sopir berinisial WSN dan MAT yang ikut pula dijaring. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.