The news is by your side.

Tentang Toleransi, Belajarlah ke Bali

1

Denpasar, Bali- Kapolda Bali Irjen Petrus Reinhard Golose, menyanjung kehidupan bermasyarakat di Bali. Bahkan soal toleransi yang sudah berjalan di Bali, Kapolda meminta dunia internasional untuk meniru Bali. Bali memiliki konsep kehidupan berbangsa dan bernegara yang bersumber dari falsafah adat yakni konsep Tri Hita Karana.

Kapolda Bali mengatakan, terkait kesiapsiagaan personel Polda Bali atas situasi yang mungkin terjadi, Kapolda dengan tegas menyampaikan bahwa Polda Bali selalu siap terhadap situasi apapun. Selain membentuk Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime), pihaknya juga sudah bekerjasama dengan sejumlah negara di dunia untuk mengantisipasi terjadinya aksi terorisme.

“Jika mendengar informasi dan ada sesuatu yang mencurigakan, silahkan hubungi petugas kepolisian. Mari berbagi informasi untuk sama-sama menjaga Bali,” imbuhnya.

“Bali ini bukan hanya tentang counter terrorism. Terlepas dari itu, yang paling penting adalah kita suarakan ke seluruh dunia tentang toleransi. Hanya di Bali kita temukan toleransi yang begitu luar biasa dengan sikap saling menghormati antar umat beragama dan konsep Tri Hita Karana yang begitu mendunia,” tandasnya di Mapolda Bali.

Dilansir dari laman Wikipedia, Tri Hita Karana berasal dari kata “Tri” yang berarti tiga, “Hita” yang berarti kebahagiaan dan “Karana” yang berarti penyebab. Dengan demikian Tri Hita Karana berarti “Tiga penyebab terciptanya kebahagiaan”.

Konsep kosmologi Tri Hita Karana merupakan falsafah hidup tangguh. Falsafah tersebut memiliki konsep yang dapat melestarikan keaneka ragaman budaya dan lingkungan di tengah hantaman globalisasi dan homogenisasi. Pada dasarnya hakikat ajaran tri hita karana menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan di dunia ini. Ketiga hubungan itu meliputi hubungan dengan sesama manusia, hubungan dengan alam sekitar, dan hubungan dengan ke Tuhan yang saling terkait satu sama lain. Setiap hubungan memiliki pedoman hidup menghargai sesama aspek sekelilingnya. Prinsip pelaksanaannya harus seimbang, selaras antara satu dan lainnya. Apabila keseimbangan tercapai, manusia akan hidup dengan menghindari daripada segala tindakan buruk. Hidupnya akan seimbang, tenteram, dan damai.

Hakikat mendasar Tri Hita Karana mengandung pengertian tiga penyebab kesejahteraan itu bersumber pada keharmonisan hubungan antara Manusia dengan Tuhan nya, Manusia dengan alam lingkungannya, dan Manusia dengan sesamanya. Hari Santosa . ( Hari Santosa )

Berita Terkait
1 Comment
  1. Marcella says

    mau main game yg menghasilkan duit ?? ayo kunjungi qqharian.info ada bonus cashback 100% ada extra bonus 200% dan ada bonus tambahan 5% yg bisa di claim setiap kali deposit ayo tunggu apa lagi kunjungi qqharian.info anda menang kami bayar , anda kalah kami ganti code referal 2419ed2e

Leave A Reply

Your email address will not be published.