The news is by your side.

Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Ancam Mogok Nasional

0

Oleh: Bontolo  |

Balicitizen.com, Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan melakukan tiga langkah apabila Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja disahkan oleh DPR. Salah satunya akan melakukan demo besar-besaran dan mogok nasional.

“Apabila DPR mengesahkan RUU tersebut. Kami akan melakukan tiga langkah. Pertama, aksi besar-besaran selama pembahasan di parlemen maupun kalau dipaksa disahkan yang merugikan para buruh,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal di Hotel Mega Proklamasi, Menteng Jakarta, Minggu (16/2).

Dia menambahkan, ihaknya akan melakukan demonstasi tingkat nasional maupun daerah. “Bahkan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi yang lebih luas, dengan menggandeng mahasiswa,” ujar dia.

Oleh karena itu, katanya, demonstrasi besar-besaran akan melibatkan semua komponen masyarakat lebih luas dan massif. “Demo di DPR, pemerintah dan daerah. Bahkan akan melakukan mogok nasional d dan aksi besar-besaran sampai meghentikan produksi,” ungkap Said.

Selain itu, KSPI akan melakukan langkah hukum secara formil melalui judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mebatalkan RUU Cipta Kerja. “Kemudian melakukan judial review secara materil untuk pasal-pasal yang merugikan buruh atau para pekerja,” kata dia.

Terakhir, melakukan citizen law suit, gugatan warga negara. “Buruh bagian dari warga negara dirugikan oleh sikap pemerintah yang sangat kapitalis dan liberl,” ujar dia.

Dia juga meminta DPR secara politik batalkan RUU Cipta Kerja hususnya klaster ketenagakerjaan dan semua yang berhubungan dengan ketenagakerjaan.

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.