The news is by your side.

Vonis 20 Tahun untuk Anak Pembunuh Ibu Angkat

1

Oleh: Arif S  |

Balicitizen.com, Mataram – Pengadilan Negewri Matara, Nusa Tenggara Barat, menjatuhkan vonis 20 tahun penjara pada Suparman Bahri (30 tahun). Pria ini dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan terhadap ibu angkatnya.

Vonis hukuman itu diberikan majelis hakim yang dipimpin Anak Agung Ngurah Rajendra pada sidang putusannya pada Pengadilan Negeri Mataram, Kamis siang (23/1). “Dengan ini menjatuhkan pidana selama 20 tahun penjara dikurangi pidana selama terdakwa dalam tahanan,” kata Ngurah Rajendra.

Supar dijatuhi vonis karena telah terbukti secara sah dan bersalah telah melakukan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan pada malam hari bersama dua orang atau lebih hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Pembuktian bersalahnya sesuai dengan pidana dalam dakwaan alternatif ketiga yang menyatakan bahwa Supar melanggar Pasal 365 Ayat 4 KUHP.

Sedangkan dua terdakwa lainnya yang merupakan saudara angkat Supar, yakni Sopiandi alias Pian dan Iswanto alias Anto turut dinyatakan melanggar pidana pasal serupa. Namun untuk vonis kepada kedua terdakwa, majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana yang setimpal dengan peran dan keterlibatannya dalam aksi pembunuhan tersebut.

Untuk Sopiandi, yang turut serta membantu Supar mengeksekusi ibu tirinya di dalam rumah, divonis pidana hukuman 15 tahun penjara. Sedangkan  Anto, yang berperan mengawasi dari pintu gerbang rumah korban, divonis pidana hukuman tiga tahun penjara.

Dalam fakta hukumnya, Supar sudah dianggap seperti anak kandung korban itu disebut sebagai otak pelaku.
Aksi pembunuhan ibu angkatnya yang merupakan seorang pengusaha gula di wilayah Kekeri, Kabupaten Lombok Barat, itu dilakukan dengan motif ingin merebut uang stimulan pembangunan rumah korban gempa senilai Rp50 juta.

Bersama kedua terdakwa adik-kakak asal Lombok Timur itu, Supar yang gagal mendapatkan uang tersebut pada akhirnya membunuh korban. Menurut hasil visum RS Bhayangkara Mataram, korban meninggal akibat pembuluh darah besar pada bagian leher kanan kirinya putus hingga menyebabkan pendarahan hebat.

Supar bersama Pian mengeksekusi korban pada awal Mei 2019 di waktu malam hari. Pelaku melayangkan parang ke leher korban yang ketika itu sedang tertidur pulas. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. jessi says

    Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Bola165 titik co sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Bola165 titik co paling best ya guys…

Leave A Reply

Your email address will not be published.