The news is by your side.

Waspada Corona, Hakim dan Pegawai Pengadilan Dilarang Gunakan Presensi Fingerprint

1

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Langkah pencegahan terhadap penyebaran virus corona mulai dilakulan di kalangan kantor peradilan di seluruh Indonesia termasuk juga di Bali. Kini Sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), Sekretaris Mahkamah Agung RI telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Hakim dan Aparatur Peradilan.

Surat edaran ini sebagai upaya dari lembaga Mahkamah Agung dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Lingkungan Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya. Surat Edaran yang ditanda tangani oleh Sekretaris Mahkamah Agung, AS Pudjoharsoyo pada tanggal 17 Maret 2020 tersebut merupakan hasil keputusan rapat Pimpinan Mahkamah Agung di Jakarta pada tanggal 16 Maret 2020.

“Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2020 tersebut sebagai pedoman pelaksanaan sistem kerja di Mahkamah Agung dan Badan Peradilan di Bawahnya, yang pada pokoknya mengatur Hakim dan Aparatur Peradilan yang mengalami kondisi sakit batuk, pilek, demam dan sesak nafas dan/atau memiliki riwayat interaksi dengan pihak atau lingkungan yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, dapat diberikan izin tidak masuk kantor oleh pimpinan satuan kerja masing-masing,” demikian bunyi pernyataan tersebut seperti yang diterima redaksi, Rabu (18/3).

Namun kebijakan itu dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi lingkungan kantor serta daerah setempat. Hakim atau Aparatur Pengadilan yang mengalami kondisi sakit tersebut agar mematuhi dan mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Pimpinan satuan kerja agar memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi tetap berjalan efektif dalam memberikan pelayanan publik, berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dan terus memantau perkembangan informasi terkait dengan penyebaran Covid-19 serta melaporkan kondisi satuan kerjanya secara berjenjang.

Dalam surat edaran itu juga disebutkan jika hakim dan Aparatur Pengadilan dalam melakukan presensi masuk/pulang kantor secara manual, untuk sementara tidak menggunakan fingerprint scan, menjaga kebersihan alat-alat kantor dan menghindari tempat keramaian di lingkungan kantor untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Aparatur Pengadilan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat menggunakan masker sesuai dengan situasi dan kondisi setempat. Setiap satuan kerja menyediakan hand sanitizer untuk ditempatkan di setiap pintu masuk kantor dan ruang sidang serta menyediakan alat pendeteksi suhu badan (thermometer infrared) sebagai deteksi awal dan pencegahan penyebaran Covid-19. Ari/Balicitizen

Berita Terkait
1 Comment
  1. jessi says

    Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik Net sarana Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama yang kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik Net paling best ya guys…

Leave A Reply

Your email address will not be published.