The news is by your side.

Yasonna Dilaporkan ke KPK karena Dinilai Merintangi Penyidikan Kasus Korupsi

0

Oleh: Rudi Hasan  |

Balicitizen.com, Jakarta – Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan Menkumham Yasonna Laoly ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, menuding Yasonna telah menghalangi penyidikan kasus suap yang menjerat politikus PDIP, Harun Masiku.

“Melaporkan Saudara Yasonna Laoly selaku menkumham atas dugaan menghalangi proses hukum atau obstruction of justice yang diatur dalam pasal 21 UU Tipikor. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dlaam konteks kasus suap PAW anggota DPR RI dalam hal ini tersangka Harun Masiku,” kata Kurnia di KPK, Jakarta, Kamis (23/1).

Menurut dia, Yasonna merintangi penyidikan dengan memberikan keterangan tidak benar soal keberadaan Harun. Yasonna pada 16 Januari lalu menyatakan bahwa Harun tidak berada di Indonesia, sejak diketahui pergi ke luar negeri pada 6 Januari. Namun Rabu (22/1) kemarin, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie menyebut Harun ternyata telah kembali ke Indonesia sejak 7 Januari.

“Karena ini sudah masuk penyidikan per 9 Januari kemarin, harusnya tidak jadi hambatan bagi KPK untuk menindak Yasonna dengan Pasal 21 tersebut,” kata Kurnia.

Adapun di antara bukti yang dibawa pihaknya yakni rekaman CCTV atau kamera pengawas yang viral di media sosial menyangkut keberadaan Harun di Indonesia pada 7 Januari.

“Sebenrnya sederhana. Mereka tinggal cek CCTV di bandara saja apakah ada temuan. Tapi itu enggak ditindaklanjuti dengan baik. Rentang dua minggu kita pandang enggak cukup membenarkan alasan dari dirjen Imigrasi kemarin,” kata Kurnia. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.