Sedikitnya 53 orang tewas di barat Ethiopia setelah kelompok bersenjata tak dikenal menyerang konvoi sipil yang dikawal oleh pengawal militer. Serangan itu terjadi pada 2 Maret di Metkel di Ethiopia barat, tetapi belum terungkap.
Konvoi disergap dan terjadi baku tembak. Pada akhirnya, dua puluh tentara dan tiga warga sipil tewas. Tiga puluh penyerang tidak selamat dari baku tembak.
Keesokan harinya, pasukan keamanan Ethiopia tiba di tempat kejadian. Mereka membunuh 11 orang tambahan sebagai tersangka ditangkap dan eksekusi ringkasan dilakukan. Komisi Hak Asasi Manusia Negara melaporkan bahwa salah satu dari mereka dibakar hidup-hidup di tiang pancang.
Pembalasan dendam
OHCHR meluncurkan penyelidikan setelah klip video kekerasan itu diposting di media sosial pada hari Jumat. Video itu menunjukkan orang-orang bersenjata, beberapa berseragam militer, mendorong seorang pria ke dalam insinerator dengan tongkat setelah dia mencoba melarikan diri. Dikatakan juga bahwa milisi dari dua daerah yang berdekatan hadir.
Menurut komisi tersebut, tentara pemerintah menghentikan sebuah bus dan menemukan delapan orang Tigrayan. Kelompok tersebut baru saja dibebaskan dari penjara dan aparat keamanan menuduh mereka merencanakan serangan terhadap konvoi tersebut.
Harimau itu dikatakan telah dibunuh bersama dengan dua pria Gumuz setempat. Tubuh mereka dibakar. Video tersebut dikatakan menunjukkan pria Tigray lain bersembunyi di mobilnya, ditarik keluar dari mobil, diikat dan dibakar hidup-hidup. Pemerintah mengatakan akan mengambil tindakan terhadap para pelaku.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark