Amerika Serikat bermaksud mengirimkan kiriman peluru artileri ke Israel yang sebelumnya dimaksudkan untuk dikirim ke Ukraina. Demikian dilansir situs berita Amerika aksio Berdasarkan tiga pejabat Israel yang terlibat. Ini akan mencakup puluhan ribu peluru artileri 155 mm, yang merupakan pengganti yang sangat dibutuhkan Ukraina.
Tentara Israel dan Kementerian Pertahanan dikatakan telah memberi tahu Amerika bahwa mereka sangat membutuhkan amunisi untuk perang darat di Gaza dan kemungkinan eskalasi pertempuran Hizbullah. Menurut para pejabat AS, keputusan untuk mengirimkan granat ke Israel dan bukan ke Ukraina tidak akan berdampak langsung pada kemampuan Ukraina untuk menghentikan invasi tentara Rusia.
Namun pertanyaannya adalah sampai kapan hal ini akan tetap seperti ini? Ukraina mengonsumsi lebih banyak amunisi dibandingkan yang diproduksi sekutu Baratnya saat ini, dan untuk mengimbanginya, Amerika Serikat telah mengandalkan pasokan selama berbulan-bulan. Jika konflik di Timur Tengah terus berlanjut, hal ini akan menambah beban pasokan tersebut. Menurut juru bicara Pentagon Patrick Ryder, tidak ada masalah saat ini. Dia menambahkan: “Kami yakin dengan kemampuan kami untuk mendukung Ukraina dan Israel dalam kebutuhan pertahanan mereka.”
Peluru artileri berasal dari gudang senjata Amerika di Israel. Hanya personel militer AS yang diperbolehkan melakukan hal ini, namun jika terjadi perang, Israel dapat menggunakan amunisi tersebut. Setelah serangan yang dilancarkan Hamas pada tanggal 7 Oktober, Israel mengajukan permintaan untuk melakukan hal tersebut, dan Amerika menghormati permintaan tersebut.
Martin Albers
Baca juga: Barat harus melakukan segala kemungkinan agar senjata Ukraina dapat terus ditembakkan

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark