BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Bima Sakti “berriak” seperti kolam, dan para ilmuwan akhirnya mungkin tahu mengapa

Bayangkan 100 miliar bintang di Bima Sakti sebagai genangan air yang datar dan tenang. Sekarang, bayangkan seseorang menjatuhkan batu seukuran 400 juta matahari ke dalam air itu. Tenang hancur. Gelombang demi gelombang energi riak melintasi permukaan galaksi, bergulat dan memantulkan bintang-bintangnya dalam tarian kacau yang membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mereda.

Para astronom berpikir bahwa hal seperti ini mungkin telah terjadi — tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali selama beberapa miliar tahun terakhir.