
Pria yang ditembak mati di Suriname tadi malam adalah seorang pengendara sepeda motor yang sesaat sebelumnya menyebabkan tabrakan di tikungan Gijsbertusstraat dan Tourtonnelaan di Paramaribo. Kemudian dia akan mengancam dengan pistol.
Pengendara sepeda motor, diduga orang Brasil, tidak memberi jalan kepada petugas polisi di dalam mobil di persimpangan tersebut. Keduanya memutuskan untuk menyelesaikan ini di antara mereka sendiri. Pada satu titik, pengendara sepeda motor mencoba untuk pergi tetapi dihentikan oleh seorang kerabat petugas.
Pada akhirnya, pria tersebut berhasil melarikan diri, setelah itu dia kembali beberapa saat kemudian dengan membawa senjata. Dia mengancam akan menembak anggota keluarga dengan ini. Orang ini bersembunyi di balik mobil.
Kemudian pengendara motor tersebut berjalan melewati toko Pharma Vida di seberang Gijsbertusstraat. Di sana dia bertengkar dengan dua pria tak dikenal di dalam mobil. Pengendara sepeda motor menodongkan senjatanya ke arah kedua pria tersebut pada kesempatan itu.
Sebagai tanggapan, salah satu pria di dalam mobil mengeluarkan pistol dan menembak ke arah pengemudi. Dia dipukul di bahu dan kepala, yang mengakibatkan kematiannya di sana.
Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh polisi Suriname. Pistol direbut.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark