BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Ferrari Luce Tampil Futuristis dengan Panel Instrumen Buatan Samsung

Ferrari Luce Tampil Futuristis dengan Panel Instrumen Buatan Samsung

Ferrari memperkenalkan Luce sebagai mobil listrik pertama dalam sejarah perusahaan otomotif asal Italia tersebut. Selain menjadi langkah penting Ferrari di pasar kendaraan listrik, mobil ini juga menarik perhatian karena menghadirkan desain kabin futuristis yang memadukan teknologi layar canggih dengan komponen mekanis klasik.

Di saat banyak produsen mobil mulai menghilangkan tombol dan instrumen fisik, Ferrari justru menghadirkan pendekatan berbeda melalui panel instrumen berlapis yang menggabungkan layar digital dan jarum mekanis dalam satu tampilan.

Teknologi Layar Ponsel Kini Digunakan di Mobil Ferrari

Samsung Display mengumumkan bahwa perusahaan tersebut memasok empat panel dioda pemancar cahaya organik untuk Ferrari Luce. Salah satu yang paling menonjol adalah panel instrumen utama yang menggunakan dua layar berlapis dengan jarum mekanis nyata di bagian tengahnya.

Tampilan tersebut membuat kabin Ferrari Luce terlihat modern sekaligus tetap mempertahankan kesan khas mobil sport mewah.

Teknologi yang digunakan berasal dari HIAA atau lubang pada area aktif layar. Teknologi ini sebelumnya dikembangkan Samsung untuk menempatkan kamera depan pada layar ponsel seri Galaxy tanpa mengurangi area tampilan.

Lubang Besar pada Layar untuk Menampilkan Jarum Mekanis

Pada Ferrari Luce, teknologi HIAA diterapkan dalam ukuran jauh lebih besar dibanding perangkat ponsel. Samsung membuat lubang besar di bagian layar agar panel di bawahnya dan jarum mekanis tetap terlihat secara bersamaan.

Menurut Samsung Display, ukuran lubang pada panel instrumen Ferrari mencapai sekitar 100 milimeter. Ukuran tersebut sekitar 20 kali lebih besar dibanding lubang kamera depan pada ponsel yang umumnya hanya sekitar 5 milimeter.

Pendekatan ini memungkinkan Ferrari mempertahankan nuansa mekanis yang identik dengan mobil performa tinggi, sekaligus menghadirkan pengalaman digital modern.

READ  Microsoft Luncurkan Surface Pro dan Surface Laptop Baru dengan Snapdragon X2

Panel Kendali Tengah Juga Menggunakan Teknologi Serupa

Teknologi yang sama juga digunakan pada layar berukuran 10,1 inci di bagian panel kendali tengah kendaraan.

Layar tersebut mampu menampilkan berbagai fungsi digital seperti penunjuk waktu, alat pengukur waktu, dan penunjuk arah. Tiga jarum mekanis dipasang langsung menembus layar melalui lubang kecil dan dapat berputar penuh secara langsung mengikuti sistem kendaraan.

Kombinasi antara teknologi digital dan komponen fisik tersebut menjadi salah satu ciri utama desain Ferrari Luce.

Sentuhan Mantan Perancang Apple pada Ferrari Luce

Desain keseluruhan Ferrari Luce dikerjakan oleh Jony Ive, mantan kepala desain Apple yang dikenal sebagai sosok penting di balik pengembangan berbagai perangkat iPhone selama bertahun-tahun.

Melalui proyek ini, Jony Ive memadukan inovasi layar buatan Samsung dengan pendekatan desain minimalis dan modern yang selama ini identik dengan produk teknologi premium.

Hasilnya adalah interior kendaraan yang terlihat futuristis, namun tetap mempertahankan karakter mewah dan eksklusif khas Ferrari.

Ferrari Hadirkan Arah Baru Mobil Listrik Premium

Kehadiran Ferrari Luce menunjukkan bahwa masa depan mobil listrik tidak selalu harus dipenuhi layar datar besar tanpa karakter mekanis.

Ferrari mencoba menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dengan menggabungkan teknologi digital mutakhir dan elemen fisik tradisional dalam satu rancangan. Langkah ini sekaligus memperlihatkan semakin eratnya hubungan antara industri teknologi dan otomotif, termasuk penggunaan inovasi yang awalnya dikembangkan untuk ponsel pintar ke dalam kendaraan premium masa depan.