BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Garuda Indonesia B737-800 Kelas Bisnis – Wisatawan Bisnis

Garuda Indonesia B737-800 Kelas Bisnis – Wisatawan Bisnis

latar belakang

Garuda Indonesia (dinamai menurut nama burung suci Hindu “Garuda”) adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia. Didirikan pada tahun 1949. Saat ini maskapai ini melayani lebih dari 40 tujuan domestik dan 36 tujuan internasional, mengangkut 25 juta penumpang dan merupakan anggota SkyTeam.

Rute nonstop dari London Heathrow ke Jakarta dimulai pada 31 Maret 2016. Layanan ini dimulai dengan lima penerbangan mingguan namun dikurangi menjadi tiga penerbangan mingguan pada musim dingin 2016. Ada rencana untuk menambah frekuensi menjadi lima penerbangan mingguan lagi pada musim dingin 2017.

Garuda sebelumnya terbang dari London ke Jakarta melalui Amsterdam hingga 29 Maret 2016, namun memotong titik pendaratan di Amsterdam untuk menarik pelancong bisnis dan rekreasi dalam perjalanan ke Bali. Demikian ulasan mengenai layanan Bali-Singapura yang menghubungkan penerbangan pulang ke London (semua penerbangan pulang pergi ke London dari Jakarta berhenti di Singapura).

mendaftar

Saya check in online malam sebelum penerbangan Garuda Indonesia 0710 (GA810) ke Singapura dan boarding pass saya dikirimkan ke ponsel saya. Boarding pass untuk penerbangan Singapura-London tidak dapat diperoleh. Saya tiba di bandara keesokan paginya pada pukul 04.55, dan mempunyai banyak waktu untuk menurunkan tas saya di terminal internasional yang tenang di Bali Denpasar.

Setelah melewati pemeriksaan keamanan awal, saya harus menunggu sebentar di meja check-in A13-18 (A13 untuk penumpang kelas Sky Priority/First/Business) jadi saya malah diarahkan ke meja prioritas lain di ruang terbuka dan langsung terlihat. . Tas saya diprioritaskan dan diperiksa untuk akses ke London, dan saya diberikan dua kertas boarding pass. Saya kemudian melewati pos pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan keamanan kedua (tidak ada yang meminta saya mengeluarkan cairan atau laptop).

READ  Perusahaan induk Mercedes mengandalkan perbaikan kekurangan chip

Lobi

Saya sudah sampai di bandara pada pukul 05.15, dan setelah melewati duty free, saya menaiki tangga satu tingkat menuju lounge kelas bisnis Garuda Indonesia di lantai mezzanine. Staf berada di meja depan memeriksa boarding pass dan ada potongan kertas dengan kode wifi tercetak di atasnya. Hampir tidak ada orang lain di ruangan itu ketika saya sampai di sana. Ada televisi tetapi satu-satunya papan keberangkatan ada di luar di lobi. Di boarding pass tertulis boarding akan dimulai pukul 06.40 dari Gerbang 3. Ada banyak makanan dan minuman gratis, termasuk sereal, roti, buah, pangsit, jus, dan kopi. Saya tidak merasakan apa-apa jadi saya hanya minum segelas air.