GitHub menarik steker pada editor teks Atom-nya. Setelah 15 Desember, alat pengembang tidak dapat digunakan lagi. Semua proyek yang termasuk dalam Atom juga tidak akan ada lagi. GitHub ingin mengalihkan fokus ke GitHub Codespaces.
GitHub mengatakan akan menghentikan editor teks Atom Karena partisipasi komunitas Atom mengalami penurunan. Ini karena semakin banyak alat berbasis cloud yang muncul dan ditingkatkan selama bertahun-tahun.
Dalam beberapa bulan terakhir, GitHub hanya membuat beberapa pembaruan keamanan dan pemeliharaan. Tidak ada pembaruan besar yang muncul. Platform pengembang ingin lebih fokus pada lingkungan cloud GitHub Codespaces dengan menghentikan Atom.
Atom secara resmi diperkenalkan pada tahun 2014 dan menjadi dasar untuk kerangka perangkat lunak Electron. Aplikasi seperti Microsoft Visual Studio Code, Slack, dan GitHub Desktop dikembangkan menggunakan Electron. Atom masih dapat diunduh dan digunakan hingga 15 Desember 2022, setelah itu alat tersebut akan diarsipkan.
GitHub menunjukkan bahwa ada kemungkinan besar bahwa alat Atom open source telah didekompilasi oleh pengembang lain dan merekomendasikan alternatif gratis lainnya, seperti VS Code. GitHub juga melaporkan bahwa pengembang Atom telah mulai mengerjakan file Editor teks khusus bernama Zedkan

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0