Industri Konsolidasi Sarawak mengumumkan penunjukan Tuan Liao Wai Jian sebagai direktur non-eksekutif independen. Tanggal pergantian adalah 28 Juni 2023. Pada tahun 2006, Liaw Way Gian memulai karirnya sebagai Analis Solusi di Cuscapi Berhad, di mana dia terlibat dalam penelitian dan pengembangan produk perusahaan.
Dia telah terlibat dalam pengembangan perangkat lunak call center pusat untuk klien seperti Pizza Hut (Filipina), Scoozi Pizza (Thailand), Babila Kitchen (China), KFC (Vietnam) dan banyak lagi. Pada tahun 2009, beliau dipromosikan menjadi Solution Consultant di mana beliau bertanggung jawab untuk melakukan pra-penjualan, mengumpulkan persyaratan dan memberikan dukungan kepada klien dari China, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Indonesia. Pada bulan Maret 2011 hingga 2014 beliau melanjutkan di industri solusi makanan dan minuman dan bergabung dengan Infrasys Malaysia dan Agilysys Malaysia sebagai Konsultan Solusi dimana beliau bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan dan manajemen proyek untuk klien di Malaysia.
Selain itu, beliau juga menjadi key person dalam menangani klien seperti Shangri-La Hotel Group, Kampachi Restaurant Group, Old Town Kopetitam Asia Pacific, Resort World Genting Malaysia, Mandarin Oriental Hotel dll. Management Sdn Bhd, dia mengawasi semua aktivitas inti perusahaan seperti e-commerce online, perdagangan, dll. Saat ini dia juga menjadi anggota Dewan Direksi Artroniq Berhad dan APB Resources Berhad.
Usia 38.

Zahra Amelia adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu terkini yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Zahra menghadirkan laporan serta cerita yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pembaca Balicitizen.com.

Berita Lainnya
Visi Asia 2021 – Masa Depan dan Negara Berkembang
Ketenangan yang aneh menyelimuti penangkapan mantan penduduk Delft di Indonesia – seorang jurnalis kriminal
Avans+ ingin memulihkan jutaan dolar akibat kegagalan pelatihan dengan pelajar Indonesia