BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

KFC membuat limbah hutan hujan | Greenpeace Belanda

Hari ini, Greenpeace meluncurkan kampanye internasional melawan jaringan makanan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) dengan aksi di KFC (AS). KFC membeli kertasnya dari Asia Pulp and Paper (APP), sebuah perusahaan yang terkenal menebang hutan hujan Indonesia. Greenpeace menyerukan KFC dan perusahaan induknya Yum! Untuk segera berhenti membeli kertas dari APP.


Pelakunya adalah Kolonel Sanders.


Pelakunya adalah Kolonel Sanders.

Aktivis Greenpeace menggantungkan spanduk raksasa di kolom kantor pusat KFC di Louisville, Kentucky, bergambar harimau Sumatera dan tulisan “KFC Stop Trashing My Home.” Aksi ini merupakan awal dari kampanye global Greenpeace untuk melindungi KFC dan Yum! Untuk menghentikan perusakan hutan hujan. Bagian dari kampanye A Situs parodi KFC Dimana kemasan KFC memberontak terhadap perusahaan.

Menyingkirkan hutan

Hari ini Greenpeace menyajikan laporan berjudul “Bagaimana Kentucky Menghancurkan Hutan”. Penelitian ini menunjukkan bagaimana beberapa bungkus makanan cepat saji KFC terbuat dari pohon hutan hujan Indonesia, habitat rentan bagi spesies yang terancam punah seperti harimau Sumatera.

Meskipun berdampak terhadap kehidupan di hutan hujan yang terancam punah, Kentucky terus membeli kertas dari perusahaan Indonesia, Asia Pulp & Paper (APP). Perusahaan ini menghancurkan hutan hujan dan lahan gambut serta menggunakan kayu ilegal. APP adalah perusahaan kertas dan pulp terbesar di Indonesia.

enak? Astaga!

Serat hutan hujan banyak ditemukan di kemasan KFC, termasuk ember yang terkenal. Beberapa paket yang diuji mengandung lebih dari 50% serat hutan hujan. KFC dan perusahaan induknya Yum!, perusahaan makanan cepat saji terbesar di dunia, tidak melakukan apa pun untuk mencegah keterlibatan mereka dalam penggundulan hutan.

Kees Coady, juru kampanye hutan di Greenpeace: KFC ikut bertanggung jawab atas perusakan hutan hujan dan punahnya spesies yang terancam punah, seperti harimau Sumatera. Pelanggan KFC di seluruh dunia akan terkejut mendengar bahwa kemasan kami yang akan dibuang ke TPA terbuat dari hutan hujan.

READ  Aktivis membajak pertemuan Ahold Delhaize dengan pertanyaan yang sama

Putuskan hubungan dengan APP

Indonesia adalah salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, terutama akibat deforestasi untuk produksi kertas dan minyak sawit.

Pemasok kemasan Kentucky, APP, terus menebangi hutan hujan. Pada bulan Maret, APP ditemukan beroperasi secara ilegal dengan mengolah spesies kayu yang dilindungi seperti ramen di pabrik pulpnya di Sumatera.

Lebih dari 60 perusahaan di seluruh dunia telah memutuskan hubungan mereka dengan APP: termasuk Adidas, Mattel, Staples, Unilever, Nestle, ING Bank, Noordhoff Publishers dan masih banyak lagi.

Meninggalkan:

monyet

Hutan sangatlah penting

Hutannya indah dan hidup untuk iklim yang sehat. Namun akibat penebangan pohon secara massal, ekosistem menghilang dan banyak manusia serta hewan kehilangan habitatnya. Penutup ini juga melepaskan karbon dioksida dalam jumlah besar.

Greenpeace ingin deforestasi di hutan hujan tropis terakhir dihentikan pada tahun 2020. Baca lebih lanjut>>