BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Kolom Kuliah: Mengapa kerja sama kita dengan Indonesia begitu penting

Kolom Kuliah: Mengapa kerja sama kita dengan Indonesia begitu penting

Bulan ini, bersama sekelompok cendekiawan yang antusias, saya mengunjungi beberapa universitas dan lembaga pengetahuan lainnya selama misi pengetahuan di Indonesia. Kami menghidupkan kembali hubungan lama, menjalin pertemanan baru, dan bertukar pengetahuan penting.

Pada bagian ini, Annetje Otto, Hester Biegel dan Martin Redebus melihat di balik layar Dewan Eksekutif Universitas Leiden. Seperti apa karya mereka? Apa yang membuat mereka bersemangat? Tantangan apa yang mereka hadapi? Membangun organisasi yang sehat, berkomitmen, dan belajar dimulai dengan menyampaikan kekhawatiran Anda. Kali ini gilirannya Anitje Otto.

Indonesia saat ini banyak berinvestasi di bidang pendidikan dan penelitian. Negara ini mempunyai ambisi besar untuk masa depan dan sedang mengejar ketertinggalannya secara signifikan. Inilah saatnya perguruan tinggi di Indonesia mencari mitra kerja sama. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperkuat kembali hubungan dengan mereka saat ini, pasca-Covid. Saya pikir penting untuk ditekankan di sini bahwa berbagi pengetahuan dengan Indonesia merupakan jalan dua arah. Tidak dapat dipungkiri bahwa hubungan Belanda dan Indonesia berawal dari kolonial. Namun hubungan tersebut menjadi semakin setara. Saat ini, Indonesia telah menjadi mitra dalam pendidikan tinggi dan penelitian ilmiah. Sudut pandang yang berbeda mengenai isu-isu ilmiah dan sosial sering kali memberikan hasil yang lebih baik, dan dampaknya dapat dirasakan di kedua negara.

“Perspektif yang berbeda mengenai isu-isu ilmiah dan sosial seringkali memberikan hasil yang lebih baik, dengan dampak yang dapat dirasakan di kedua negara.”

Masalah dunia

Perjalanan ini menunjukkan kepada saya bahwa kerja sama internasional adalah suatu keharusan jika Anda mencari solusi terhadap permasalahan global, seperti perubahan iklim dan pandemi. Atau seperti yang dikatakan oleh salah satu peneliti kami: “Tantangan besar memerlukan kolaborasi besar.” Kami bekerja sama dengan Indonesia di banyak bidang: ekonomi, kesehatan, sejarah, (de)kolonisasi, lingkungan hidup, keanekaragaman hayati, air dan limbah, kecerdasan buatan, ilmu komputer, studi Islam dan hak (manusia).

READ  Cuaca dan kondisi geopolitik menentukan pasar pakan ternak

Sebelum berangkat ke Indonesia, saya menandatangani perjanjian kerja sama dengan Asian Development Bank di Manila. Kolaborasi baru ini sesuai dengan ambisi kami untuk memberikan dampak di seluruh dunia. Kami adalah universitas Eropa pertama yang membuat komitmen jangka panjang terhadap bank pembangunan ini, yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup. Bank Dunia semakin berkembang sebagai bank iklim yang mendanai solusi yang membuat masyarakat berketahanan terhadap perubahan iklim. Sebagai universitas, kami akan menggunakan pengetahuan interdisipliner kami di bidang urbanisasi, ekonomi sirkular, air, keanekaragaman hayati, dan reformasi pajak. Salah satu faktor penentu kerja sama adalah aliansi kami dengan Universitas Erasmus dan TU Delft: inilah cara kerja sama regional mengarah pada kerja sama internasional.

Peneliti muda

Selama Misi Pengetahuan, saya melihat antusiasme yang besar terhadap kolaborasi antara peneliti Leiden dan rekan-rekan kami di Indonesia. Delegasi tersebut tidak hanya sebatas dekan dan profesor saja, namun juga peneliti muda. Dengan cara ini kami memastikan hubungan berkelanjutan yang akan tetap kuat di masa depan dan melaluinya kita dapat membuka cakrawala baru. Kolaborasi dan komunikasi adalah salah satu pilar rencana strategis kami. Oleh karena itu, komunikasi menjadi topik utama selama misi pengetahuan ke Indonesia. Komunikasi dengan mitra pengetahuan kami di Indonesia, tetapi juga komunikasi antar disiplin ilmu Leiden yang berbeda. Itu sebabnya saya sangat senang delegasi dari seluruh universitas berangkat ke Indonesia, di mana interdisipliner menawarkan banyak ide baru.

Sungguh istimewa bahwa kami memiliki begitu banyak pengetahuan tentang Indonesia dan menjaga kerja sama yang baik dengan negara ini. Kantor Universitas Leiden di Indonesia sangat penting dalam hal ini. Kantor ini mewakili universitas kami di Indonesia, bekerja dengan mitra kami di Indonesia, mendukung para peneliti di Leiden, dan memelihara kontak dengan alumni di Indonesia, dan berperan penting dalam menyelenggarakan perjalanan ini. Oleh karena itu saya sangat berterima kasih kepada mereka atas upaya mereka selama misi kognitif berhasil ini.