BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Korban tewas bencana stadion Indonesia direvisi menjadi 125, tetapi lebih banyak yang terluka |  Luar negeri

Korban tewas bencana stadion Indonesia direvisi menjadi 125, tetapi lebih banyak yang terluka | Luar negeri


Indonesia akan menangguhkan kompetisi sepak bola setidaknya selama seminggu

Semua pertandingan di liga sepak bola papan atas Indonesia telah ditangguhkan selama seminggu. PSSI, Persatuan Sepak Bola Nasional, mengumumkan akan meluncurkan penyelidikan atas apa yang sebenarnya terjadi. Di Belanda dan Spanyol, mengheningkan cipta selama satu menit dilakukan sebelum pertandingan sepak bola untuk memperingati para korban.

Lantaran persaingan sengit antara kedua klub, pihak kepolisian di Jawa Timur mengimbau agar hanya suporter klub tuan rumah yang boleh memainkan pertandingan pada siang hari, bukan pada malam hari. Jauh lebih banyak tiket terjual daripada yang diizinkan. Masih belum jelas apakah beberapa suporter tandang juga hadir.

Drama stadion paling mematikan yang diketahui hingga saat ini terjadi pada Mei 1964 di ibu kota Peru, Lima. Setelah hanya enam menit bermain, kerusuhan pecah di tribun dan lapangan pada pertandingan antara Argentina dan Peru. Di sini juga, gas air mata memainkan peran penting dalam kerusuhan. Hampir 330 orang tewas dan 500 luka-luka.

Drama terbaru juga menampilkan stadion mematikan dengan gas air mata. Pada Mei 2001, di sebuah stadion di ibu kota Ghana, Accra, 126 orang tewas dalam kerumunan berikutnya setelah polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan para perusuh.