Dia mencoba mencegahnya dengan pertarungan hukum yang panjang, tetapi pengembalian pajak mantan Presiden Donald Trump sekarang dipublikasikan. Itulah yang diputuskan oleh komite Parlemen AS tadi malam.
Laporan itu, bersama dengan SPT, kemungkinan akan dikirim ke DPR dalam beberapa hari ke depan. Itu berkaitan dengan iklan Trump dari 2015 hingga 2020. Partai Republik di komite memberikan suara menentang resolusi tersebut, tetapi mereka minoritas.
Trump adalah presiden pertama dalam empat dekade yang menolak membagikan data tentang urusan pajaknya. Dia menolak mengungkapkan rincian aset dan aktivitas bisnisnya. Para kritikus berspekulasi bahwa dia menyembunyikan sesuatu.
Panelis menyimpulkan, antara lain, bahwa pernyataan yang diselesaikan Trump berisi sedikit detail. “Saya pikir Anda akan terkejut betapa kecilnya jumlahnya,” kata Rep. Demokrat Lloyd Doggett. CNN. Saluran berita AS telah merilis laporan pendapatan pertama yang dirilis.
Menurut laporan sebelumnya, Trump telah melaporkan kerugian besar dari bisnisnya selama beberapa tahun, yang menyebabkan pembayaran pajak lebih rendah. Parlemen ingin mengetahui apakah ini telah diperiksa dengan benar dan apakah aturan baru diperlukan.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark