BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Monyet-monyet di Bali ini tahu persis apa yang harus dicuri dan apa yang harus didapat

Kera yang hidup di Pura Uluwatu di pulau itu telah menjadi pencopet selama bertahun-tahun kunjungan manusia. Tidak seperti pencopet manusia, mereka mengembalikan barang berharga kepada Anda, tetapi Anda harus melewati jembatan untuk mendapatkannya.

Ponsel, dompet, dan kacamata

Monyet terutama menargetkan ponsel, dompet, dan kacamata, yang tahu betul, menurut ketua peneliti Jean-Baptiste Lyka, bahwa ini adalah produk yang dianggap sangat penting oleh orang.

Kata Lika Penjaga Bahwa monyet-monyet ini “menjadi ahli mencuri dari turis yang tidak waspada yang tidak mengindahkan nasihat para pekerja kuil.” Sarannya adalah selalu simpan barang berharga di dalam kantong zip dan simpanlah tas itu dekat dengan tubuh Anda.

Makanan sebagai kompensasi

Tetapi kera tidak hanya tahu apa yang harus dicuri, mereka juga tahu apa yang Anda dapatkan sebagai imbalan. Untuk barang yang lebih berharga, monyet juga menginginkan hadiah yang lebih tinggi (misalnya makanan) sebelum dikembalikan ke pemiliknya yang sah. Untuk barang-barang yang nilainya lebih rendah, monyet lebih cenderung menyetujui kompensasi yang ditawarkan.

Terkadang ada banyak negosiasi sebelum turis mendapatkan kembali barang-barangnya. Negosiasi terlama yang dilihat para peneliti adalah 25 menit.

Perilaku yang dipelajari

Penelitian Lethbridge University Kanada difilmkan selama 273 hari di bait suci. Peneliti utama Leca: “Mencuri dan tawar-menawar adalah bentuk kecerdasan budaya. Perilaku ini telah dipelajari dan terus dipertahankan dalam kelompok monyet ini setidaknya selama 30 tahun.”

READ  Berikut cara menonton siaran langsung serial Gateshead Diamond League