“Prioritas penelitian saat ini adalah menemukan benda-benda di dasar laut,” kata ketua peneliti Jason Neubauer pada konferensi pers di pulau Newfoundland, Kanada. Neubauer tidak mau memberikan perincian tentang penemuan jenazah. “Tapi kami mengambil setiap tindakan pencegahan di lokasi jika kami menemukan sisa-sisa manusia.”
Investigasi AS sedang dilakukan melalui konsultasi erat dengan mitra internasional, termasuk Kanada. Setelah menyelesaikan penyelidikan, Penjaga Pantai dapat membuat rekomendasi kepada otoritas yang sesuai dalam kasus perdata atau pidana. Saat ini tidak ada kecurigaan aktivitas kriminal. Tidak jelas berapa lama penyelidikan akan berlangsung. Neubauer mengatakan penelitian tersebut dapat mengarah pada peraturan yang lebih ketat.
Setelah hilangnya Titan seminggu yang lalu, Penjaga Pantai AS dan rekan Kanada meluncurkan pencarian besar-besaran. Setelah bagian-bagian kapal selam ditemukan, jelaslah bahwa kelima penumpang di dalamnya tewas.
Dan Kanada mengumumkan, pada hari Sabtu, bahwa mereka akan menyelidiki “keselamatan dan keadaan operasi yang dilakukan oleh Pangeran Arktik yang mengibarkan bendera Kanada.” Pangeran Kutub adalah kapal tempat Titan berangkat pada hari Minggu.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark