BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Perdana Menteri Inggris memecat pemimpin partai setelah menyelidiki masalah pajak

Perdana Menteri Inggris memecat pemimpin partai setelah menyelidiki masalah pajak

Badan Perlindungan Lingkungan

Berita NOSrata-rata

Perdana Menteri Inggris Sunak memecat Ketua Partai Konservatif Zahawi. Setelah penyelidikan independen, Senak menyimpulkan bahwa Zahawi bersalah atas pelanggaran mencolok terhadap undang-undang menteri. Al-Zahawi telah diserang selama beberapa waktu karena masalah pajak Selama masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan, ketika dia secara de facto adalah kepala otoritas pajak.

Al-Zahawi, keturunan Irak dan Kurdi, adalah salah satu pendiri YouGov, salah satu lembaga jajak pendapat terkemuka di Inggris. Perkiraan kekayaan bersihnya sekitar 100 juta pound. Dia baru-baru ini mengakui bahwa selama menjadi menteri keuangan, dari Juli hingga September tahun lalu, dia harus membayar denda kepada IRS untuk tagihan pajak yang belum dibayar.

“Kesalahan yang tidak disengaja”

Al-Zahawi mengatakan bahwa kesalahan “ceroboh tapi tidak disengaja” telah terjadi dalam struktur perusahaan YouGov, menyebabkan kesalahan dalam pembayaran pajak. Menurut BBC, dia harus membayar sekitar 5 juta pound, termasuk denda. Dulu, Al-Zahawi berusaha membungkam wartawan soal itu, misalnya dengan mengancam akan menuntut.

Jadi dia sekarang harus meninggalkan lapangan mengikuti temuan penasihat etika independen pemerintah Inggris. Al-Zahawi dituduh tidak memberi tahu Perdana Menteri Truss saat itu dan penggantinya, Sunak, tentang penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas pajak dan denda yang telah dibayarkannya.

Al-Zahawi telah menjadi ketua Partai Konservatif sejak Oktober tahun lalu. Di masa Corona, dia bertanggung jawab atas program vaksinasi nasional. Kemudian dia menjadi Menteri Pendidikan dan Menteri Keuangan untuk waktu yang singkat.