BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Perlombaan Luar Angkasa baru mencakup medan perang untuk poin-poin penting

Perlombaan Luar Angkasa baru mencakup medan perang untuk poin-poin penting

Ditulis oleh Kevin C. Bagus | diterbitkan

Kebanyakan orang belum pernah mendengar tentang titik-titik Lagrange, namun titik-titik tersebut mewakili medan pertempuran baru dalam perlombaan ruang angkasa yang sedang berkembang antara Tiongkok dan Amerika Serikat ketika kedua kekuatan global bersaing dalam eksplorasi ruang angkasa.

Apa yang dimaksud dengan poin Lagrange?

Titik Lagrange adalah titik dalam ruang antarplanet di mana gaya sentripetal yang dibutuhkan benda yang lebih kecil untuk berputar secara stabil di antara dua benda langit diimbangi oleh gaya gravitasi antara kedua benda tersebut. Nama titik-titik tersebut diambil dari nama Joseph Louis Lagrange, astronom, fisikawan, dan matematikawan Italia yang memberikan kontribusi besar pada bidang mekanika klasik dan angkasa, serta teori dan analisis bilangan.

Di tata surya kita terdapat lima titik Lagrange, masing-masing diberi nama L1 hingga L5. Posisi L4 dan L5 yang terletak 60 derajat di depan dan di belakang Bumi pada jalur orbit matahari menjadikannya lokasi ideal untuk “memarkir” teleskop dan satelit. Pesawat luar angkasa yang memasuki wilayah tersebut dapat tetap berada di tempatnya dalam jangka waktu yang lama tanpa harus mengonsumsi bahan bakar dalam jumlah besar untuk mempertahankan posisinya.

Hal ini menjadikan titik-titik Lagrange ini sebagai tempat yang ideal untuk mengamati pola cuaca di Bumi. L1 dan L2 juga menawarkan keuntungan tersendiri untuk komunikasi, pengawasan, dan penelitian ruang angkasa karena kedekatannya dengan Bulan dan kurangnya gangguan atmosfer.

Titik-titik Lagrange sangat penting untuk komunikasi dan observasi, serta memicu persaingan teknologi dan ekonomi antara Amerika Serikat dan Tiongkok

Terletak 1,5 juta kilometer (932.000 mil) di sisi lain Bumi dari Matahari, L2 berputar dengan kecepatan yang kira-kira sama dengan kecepatan planet kita, namun tetap berjarak sekitar empat kali jaraknya dari Bulan.

READ  Setahun yang hanya berlangsung 17,5 jam di 'Planet Neraka'

L2 adalah salah satu titik Lagrange terpenting untuk tujuan observasi. Letaknya di sisi Bulan yang berlawanan dari Bumi, dan memberikan pemandangan luar angkasa yang sangat indah, menjadikannya lokasi ideal untuk teleskop luar angkasa yang sangat sensitif seperti Teleskop Luar Angkasa James Webb. Satelit Queqiao dikirim ke L2 oleh Tiongkok dari wahana penjelajah bulan Chang'e 4, yang pertama dari jenisnya yang mendarat di sisi jauh Bulan dari Bumi.

Sementara itu, Amerika Serikat juga merencanakan misi yang menargetkan titik L2 Lagrangian, seperti Situs Gerbang Bulan, yang direncanakan pada akhir dekade ini.

Ketika Tiongkok terus meningkatkan program luar angkasanya, Amerika Serikat mempunyai kepentingan untuk berebut posisi guna mencegah Partai Komunis Tiongkok menguasai komunikasi dan pengawasan.

Titik-titik Lagrange sangat penting untuk komunikasi dan observasi, dan memicu persaingan teknologi dan ekonomi antara Amerika Serikat dan Tiongkok, sehingga menjadikannya fokus utama di NASA dan Departemen Pertahanan. Baru-baru ini, panel bipartisan DPR merilis laporan yang mengusulkan hampir 150 rekomendasi kebijakan untuk “secara mendasar mengatur ulang hubungan” antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Laporan ini muncul setelah penyelidikan selama setahun terhadap persaingan antara kedua negara. Di dalamnya, perhatian khusus diberikan pada titik-titik Lagrange, dengan satu rekomendasi yang menyarankan agar NASA dan Departemen Pertahanan menerima dana untuk program-program yang akan melawan “ambisi jahat” Partai Komunis Tiongkok di luar angkasa.

Ketika Tiongkok terus meningkatkan program luar angkasanya, Amerika Serikat mempunyai kepentingan untuk berebut posisi guna mencegah Partai Komunis Tiongkok menguasai komunikasi dan pengawasan.

Hal ini menjadikan titik Lagrange sebagai fokus utama perlombaan antariksa baru antara Amerika Serikat dan Tiongkok.