Berita NOS•
Di Kenya timur, polisi telah membuka 21 kuburan darurat yang diyakini menampung anggota sekte Kristen. Polisi menemukan kuburan di hutan setelah menerima informasi tentang kematian baru-baru ini di sekte tersebut.
Kuburan tersebut terletak di dekat sebuah bangunan di mana 15 anggota gereja Good News International dibawa pergi oleh polisi minggu lalu. Kemudian empat orang menjadi sangat lemah hingga meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit setelah penggerebekan polisi.
Good News International Church dipimpin oleh Pastor Paul Mackenzie Nthingi. Dikatakan bahwa para anggota dianjurkan untuk berpuasa sampai mati. Dengan cara ini, mereka akan mencapai Surga dan bertemu dengan Pencipta mereka.
propaganda permusuhan
Mantan anggota sidang Kristen membantu menunjukkan dengan tepat lokasi kuburan tersebut. “Kami dapat menunjukkan kuburan kepada polisi dan juga menyelamatkan seorang wanita, kalau tidak dia akan mati dalam beberapa jam,” kata seorang mantan anggota kepada stasiun TV lokal.
Mackenzie ditangkap hari ini. Dia juga ditangkap bulan lalu karena dicurigai memerintahkan orang tua dari dua anak laki-laki untuk membuat anak mereka kelaparan dan mati lemas.
Pendeta membantahnya di pengadilan baru-baru ini. Kemudian dia berkata bahwa dia menjadi sasaran propaganda permusuhan dari beberapa mantan rekannya.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark