Di salah satu desa di negara bagian Bursa, Turki, seorang nelayan mengunjungi bangau yang sama selama tiga belas tahun berturut-turut pada minggu ini. Burung itu menetap di desa setiap tahun selama musim kawin.
Masyarakat desa Karacabey menyebut bangau dengan sebutan “yarin” (teman). Setiap musim kawin, bangau mengunjungi pemburu Adam Yilmaz. Yaren menemaninya di perahunya dan terlihat di dekat rumahnya.
Duo ini telah menjadi fenomena di Türkiye dalam beberapa tahun terakhir. Bangau memiliki tempat bersarang sendiri di Karajabe. Pada tahun 2019, A dokumenter Dia berbicara tentang Yilmaz dan bangaunya. Film tersebut memenangkan penghargaan di Festival Film Praha setahun kemudian.
Kemudian, pemerintah kota memasang webcam dan satu lagi dipasang situs web. Pada tahun 2022, Yilmaz dan Yarin diabadikan dengan sebuah patung.

-
Negenhonderd ooievaars gezien bij jaarlijkse telling, vaak op logische eetplekken
-
Video Drone filmt ooievaarsnest op heimachine in Letland

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.



Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark