Krijg een melding bij nieuwe berichten
Galaksi dapat bergabung menjadi segala macam bentuk
Christopher Brett, seorang ilmuwan di Space Telescope Science Institute, berpendapat bahwa bentuknya bisa jadi merupakan penggabungan dua galaksi. Mungkin miliaran tahun cahaya jauhnya dan lebih jauh dari Herbig-Haro 46/47.
Brett menegaskan bahwa ada sejumlah besar galaksi di luar Bima Sakti kita. Galaksi tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu dan dapat bertabrakan dengan tetangganya. “Dan ketika itu terjadi, itu bisa berubah bentuk menjadi segala macam bentuk yang berbeda, termasuk apa yang tampak seperti tanda tanya,” katanya.
Para ilmuwan mengatakan bentuk “tanda tanya” mungkin juga tercipta oleh gaya gravitasi antara dua galaksi. “Kail itu sebenarnya sangat mirip dengan apa yang kita sebut ekor pasang surut. Ini adalah aliran bintang dan gas yang lepas landas dan terbang ke luar angkasa.”
Menurut para ahli, ini mungkin pertama kalinya bentuk spesifik ini diamati. Tapi itu tidak berarti hal seperti ini belum terjadi di tempat lain. Sebagian besar galaksi telah mengalami sejumlah tabrakan semacam itu. Jadi sangat mungkin “tanda tanya” itu terbentuk sebelumnya.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0