Ke depan, Twitter juga akan memberi pengguna opsi untuk menambahkan stiker pemeriksa fakta ke gambar jika menurut mereka gambar tersebut menyesatkan. Sebelumnya, fungsi Masukan Komunitas hanya dapat digunakan dengan satu Tweet.
Jika pengguna memilih untuk menambahkan catatan komunitas ke sebuah gambar, jika cukup banyak pengguna lain menganggap catatan itu bermanfaat, catatan itu akan muncul secara otomatis setiap kali gambar yang sama diposting ke Twitter. Twitter akan memberi tahu Anda Bahwa gambar harus hampir persis sama, jadi jika pengguna lain sedikit memodifikasi gambar, ada kemungkinan komentar cek fakta tidak akan disertakan. Twitter mengatakan akan memperluas pengenalan gambar di masa depan, tetapi pada saat yang sama ingin memastikan bahwa label tidak berakhir dengan gambar yang salah.
Untuk saat ini, hanya akan ada label untuk tweet dengan satu gambar saja, namun maksudnya adalah nantinya fungsi tersebut juga akan berfungsi jika terdapat banyak gambar dalam satu tweet. Umpan balik komunitas juga harus tersedia untuk video mendatang. Menurut Twitter, fitur tersebut bertujuan untuk membuat pengguna lain mengetahui “media yang menyesatkan”, seperti gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Fungsionalitas telah tersedia untuk tweet individu selama beberapa tahun sekarang, misalnya untuk memperingatkan pengguna tentang informasi yang salah tentang COVID-19.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0