Setelah serangan balik yang sukses di wilayah Kharkiv timur, Ukraina kini berencana untuk membebaskan kota-kota besar lainnya. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan serangan baru di daerah yang diduduki oleh pasukan Rusia. Ini termasuk kota Kherson, Mariupol dan Melitopol, kata Zelensky dalam pesan video hariannya.
“Tampaknya setelah serangkaian kemenangan ada keheningan, tetapi tidak ada keheningan,” kata Zelensky. Ukraina sedang sibuk mempersiapkan serangan berikutnya. Tujuannya adalah untuk membebaskan kota Kherson, Mariupol dan Melitopol.
Ukraina tidak akan lagi fokus hanya pada pembebasan daerah yang direbut oleh pasukan Rusia setelah invasi Februari. Zelensky mengatakan bahwa daerah-daerah di timur negara itu di bawah kendali Severatis Rusia dan kota-kota di Krimea juga harus dipulihkan. “Karena seluruh Ukraina harus bebas,” kata Zelensky Minggu malam. Rusia mencaplok Krimea pada tahun 2014.
Melitopol memiliki kepentingan strategis untuk pembebasan Krimea. Kota selatan juga disebut sebagai “Gerbang Krimea”.
Setelah menginvasi Ukraina pada 24 Februari, Rusia merebut sebagian besar tanah di selatan dan timur negara itu. Moskow masih menempati sekitar 125.000 kilometer persegi. Ini menyumbang sekitar seperlima dari wilayah Ukraina, termasuk Krimea.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark