
Agensi Pers Prancis
NOS. Beritakan
Ukraina menurut Laporan Dari Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) bersama-sama bersalah atas pembunuhan dalam serangan terhadap panti jompo di wilayah Lugansk. Puluhan warga sipil kemungkinan tewas dalam serangan pada awal Maret.
Associated Press melaporkan bahwa pihak berwenang Ukraina menyalahkan pasukan Rusia atas serangan terhadap panti jompo di Stara Krasnyanka. Ini mungkin serangan yang “tidak beralasan”, tetapi PBB meragukannya. Menurut badan hak asasi manusia, militer Ukraina juga bertanggung jawab atas serangan itu karena tentara telah pindah ke panti jompo beberapa hari sebelumnya, menjadikannya sasaran.
71 pasien
Tentara Ukraina tiba di panti jompo pada 7 Maret. Mereka memilih lokasi ini karena, menurut laporan tersebut, memiliki “lokasi strategis dalam kaitannya dengan jalan utama terdekat.”
Pada 11 Maret, tentara Rusia menyerang gedung itu dengan senjata berat. Saat itu, selain tentara, hadir 71 pasien dan lima belas karyawan. Setelah itu, pertempuran pecah antara pasukan Rusia dan Ukraina dan kebakaran terjadi di panti jompo.
Sulit untuk mengatakan dengan tepat berapa banyak pasien yang meninggal, tetapi menurut PBB, setidaknya 22 pasien selamat dari serangan itu. Laporan tersebut tidak menunjukkan bahwa ada kejahatan perang yang terlibat, tetapi menyebutkannya sebagai contoh potensi penggunaan perisai manusia. Laporan itu juga mengutip contoh bagaimana tentara Rusia bisa bersalah dalam insiden lain.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark