Seratus negara, termasuk Belanda, telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri deforestasi dan degradasi lahan pada akhir dekade ini. Negara mengalokasikan miliaran untuk ini.
Kesepakatan yang diumumkan pada KTT Iklim Glasgow mendapat dukungan dari para pemimpin negara-negara hutan seperti Brasil, Rusia, Kanada, Indonesia dan Kongo.
Negara-negara peserta memiliki 85 persen hutan dunia. Ini mencakup area seluas sekitar 34 juta kilometer persegi. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang akan menjadi tuan rumah konferensi iklim COP26, menggambarkan perjanjian itu sebagai “tonggak sejarah untuk melindungi dan memulihkan hutan Bumi”. Setiap menit, sekitar 27 lapangan sepak bola kini hilang akibat penggundulan hutan.
Untuk memenuhi janji tersebut, 10,2 miliar euro dana publik akan dialokasikan hingga 2025. Selain itu, 6,2 miliar euro dana swasta akan diinvestasikan.
Kabar baik untuk wilayah Amazon
Dikatakan juga bahwa hutan adalah paru-paru bumi, mereka menyerap sebagian besar karbon dioksida. Fakta bahwa Brasil juga terlibat berarti kabar baik bagi Amazon, hutan hujan tropis terbesar di Bumi. Di sana, hutan ditebang secara ekstensif untuk pertanian.
Kesepakatan yang dicapai sekarang lebih komprehensif daripada kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani oleh 40 negara pada tahun 2014.
Akses gratis tanpa batas ke Showbytes? Dan itu bisa!
Masuk atau buat akun dan jangan pernah melewatkan apa pun dari bintang.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark