Kementerian Kesehatan Mesir mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sedikitnya 11 orang tewas dan 98 lainnya luka-luka dalam penggelinciran di utara ibu kota Mesir, Kairo, hari ini, Minggu.
Kereta sedang dalam perjalanan dari Kairo ke kota utara Mansoura sekitar pukul 14.00 (waktu setempat), ketika empat gerbong tergelincir sekitar 40 kilometer di luar ibu kota.
Lebih dari 50 ambulans keluar untuk membantu yang terluka. Foto-foto tersebut menunjukkan bagaimana orang mencoba keluar dari gerbong terbalik. Sebagian besar korban luka mengalami patah tulang dan luka.
Masih belum jelas bagaimana kecelakaan itu terjadi. Pihak berwenang melakukan penyelidikan dan menangkap pengemudi kereta.
Kecelakaan kereta api sering terjadi di Mesir. Dalam tabrakan langsung antara dua kereta, kereta itu mendekati kota Sohag di bulan Maret Dua puluh lebih orang tewas dan dua ratus luka-luka.
Sementara itu, Menteri Perhubungan Mesir, Kamel al-Wazir, mendapat tekanan untuk mengundurkan diri karena catatan keselamatan rel kereta api yang buruk. Dia menolak karena dia mengatakan ingin memperbaiki rel kereta yang sudah ketinggalan zaman.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark