The news is by your side.

3 Proyek Besar di Bali Selatan Masih Dimasukkan dalam Dokumen RZWP3K

0

Oleh: Rosid    |

Balicitizen.com, Denpasar – Dokumen Rencana Zonasi Wilayah Perairan dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) kini masih dalam pembahasan Pemerintah Provinsi Bali. Maslahnya dalam dokumen tersebut masih dimasukan proyek-proyek yang dapat merusak alam Bali.

Proyek-proyek tersebut di antaranya tambang pasir di perairan Selatan Bali seluas 938, 24 hektare, reklamasi perluasan pelabuhan Benoa seluas 1.377,44 ha, serta reklamasi perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai seluas 147,5 ha. Untuk itu, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali mendesak proyek-proyek tersebut segera dihilangkan dari dokumen.

“Dalam dokumen tersebut untuk Teluk Benoa memang sudah dialokasikan dalam kawasan konservasi maritim,” kata I Made Juli Untung Pratama, dari Walhi Bali, Sabtu ( 22/6).

Terkait pengerukan pasir seluas 930,38 hektare tersebut belum diketahui untuk apa. Namun, yang pasti jika ingin mereklamasi suatu wilayah maka pasirnya tak boleh diambil dari luar Provinsi.

“Karena dalam aturannya pengambilan pasir tidak boleh di luar provinsi,” imbuhnya.

Menurutnya, jika proyek tersebut masih tetap lolos maka Pemprov Bali seperti tak serius untuk menjaga lingkungan hidup.

“Intinya agar dokumen ini tidak dipenuhi proyek-proyek,” kata dia. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.