Astronot akan kembali ke Bulan pada akhir tahun 2025. Awak Artemis III mendarat di Kutub Selatan, tapi di mana tepatnya? Mungkin dekat Kawah Shackleton.
Tahun lalu, NASA memilih tiga belas zona pendaratan potensial di Antartika. “Astronot menjelajah ke wilayah gelap yang belum pernah dikunjungi manusia, meletakkan dasar untuk tinggal lebih lama di masa depan,” kata Mark Kirasic dari NASA.
Saat ini memang gelap, jadi kita hanya bisa berharap para astronot tidak akan terpengaruh nyctophobia. Ada tempat di mana cahaya matahari tidak pernah datang, seperti dasar Kawah Shackleton. Sampai saat ini, para ilmuwan tidak dapat melihat tanah ini, namun berkat kamera ShadowCam yang canggih, gambaran tentang apa yang terjadi dalam kegelapan dapat diperoleh. ShadowCam adalah instrumen yang didanai NASA di modul bulan Korea Selatan Danori. Kamera ini 200 kali lebih sensitif terhadap cahaya dibandingkan kamera pada Lunar Reconnaissance Orbiter.
Para ilmuwan menggabungkan gambar dari LunarCam dan Lunar Reconnaissance Orbiter untuk menciptakan mosaik indah wilayah Antartika. Klik pada gambar di bawah ini untuk melihat lebih detail.
Gambar tersebut memiliki nilai yang besar karena para peneliti berharap dapat menemukan air di lubang yang dalam dan gelap secara permanen. Penjajah bulan di masa depan membutuhkan air. Selain itu, air es dapat menjadi sumber oksigen dan juga dapat digunakan untuk penggerak roket. Hal ini membuat perjalanan pulang menjadi sedikit lebih mudah.
Akankah Artemis benar-benar mendarat di dekat Kawah Shackleton? Itu masih harus dilihat. Hal ini bergantung pada waktu peluncuran yang bervariasi bergantung pada posisi relatif Bumi dan Bulan. Oleh karena itu, lokasi pendaratan hanya dipilih pada menit-menit terakhir. Jadi siapa yang tahu…

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.


Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0