Berita Noos•
Presiden AS Biden mengatakan serangan besar-besaran Rusia ke Ukraina pagi ini menunjukkan bahwa Presiden Putin masih berperang dengan keyakinan. “Ini harus dihentikan.” Inilah sebabnya Biden percaya bahwa kebijakan AS harus segera mengambil tindakan dan memberikan lebih banyak dukungan kepada negara tersebut.
“Ini adalah pengingat yang suram bagi dunia bahwa setelah hampir dua tahun perang yang menghancurkan, tujuan Putin tidak berubah. Dia ingin menghancurkan Ukraina dan menundukkan rakyatnya. Jika para diktator dan otokrat dibiarkan mengamuk di Eropa, maka bahayanya bagi Amerika. negara bagian akan meningkat.” “Itu akan segera tersapu.”
Miliaran
Biden ingin mengirimkan puluhan miliar bantuan ekonomi dan militer ke Ukraina. Partai Republik di Kongres memblokir paket bantuan ini. Sebagai imbalan atas dukungan tersebut, mereka menginginkan lebih banyak uang untuk memantau perbatasan negara mereka.
Rusia mengebom Ukraina dengan sejumlah besar senjata di pagi hari. Menurut Angkatan Udara Ukraina, ini merupakan serangan udara terbesar sejak pecahnya perang. Setidaknya tiga puluh orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan itu.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark