Pasien, kasus cacar monyet pertama yang dikonfirmasi di Jamaika, melarikan diri dari fasilitas kesehatan tempat ia diisolasi menunggu pemulihannya.
Dilaporkan bahwa pada hari Sabtu sore yang sakit – yang datang ke sistem kesehatan masyarakat pada tanggal 5 Juli, setelah tiba di Jamaika sekitar lima hari lebih awal dari Inggris – pergi melalui jendela kamar mandi di fasilitas itu dan menunggu mobil. Polisi dipanggil dan sedang menyelidiki.
Siapapun yang memiliki informasi tentang keberadaannya diminta untuk segera menghubungi polisi.
“Cacar monyet adalah penyakit virus yang dapat ditularkan dari orang ke orang. Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan, drg. di sini. Christopher Tufton.
Gejala cacar monyet termasuk demam, sakit kepala parah, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, nyeri otot, kekurangan energi, dan/atau ruam. Penularan dari orang ke orang terjadi melalui:
- kontak langsung dengan lesi kulit atau keropeng cacar monyet;
- kontak dengan pakaian atau linen (seperti tempat tidur atau handuk) yang digunakan oleh orang yang terinfeksi; Dan
- Seseorang dengan ruam monkeypox batuk atau bersin.
Virus masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak (walaupun tidak terlihat), saluran pernapasan, atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut). Masa inkubasi berkisar antara 5 hingga 21 hari.
Anggota masyarakat dengan demam, sakit kepala parah, nyeri otot dan/atau ruam pada kulit harus segera mengisolasi diri dan menghubungi pusat kesehatan atau dokter mereka sebelum berkunjung. Seluruh anggota masyarakat wajib menggunakan masker, sering mencuci tangan dan menerapkan physical distancing, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian infeksi.
Untuk informasi tambahan tentang Monkeypox, masyarakat dapat mengunjungi website Kementerian (www.moh.gov.jm) atau hubungi departemen kesehatan masyarakat setempat.

Zahra Amelia adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu terkini yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Zahra menghadirkan laporan serta cerita yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pembaca Balicitizen.com.

Berita Lainnya
Awan Batu Menguap dan Samudra Magma Diduga Menyelimuti Eksoplanet Misterius Jenis Sub-Neptunus
Penelitian Kesehatan Canggih di Stasiun Luar Angkasa Internasional Manfaatkan Teknologi Realitas Tertambah dan Realitas Virtual
Peta 3D Terbesar Alam Semesta Selesai, Ilmuwan Bidik Misteri Energi Gelap