Charles III dinobatkan sebagai Raja Inggris Raya dan Irlandia Utara pada hari Sabtu. Charles yang berusia 74 tahun mengambil mahkota Inggris di atas kepalanya di bawah pengawasan 2.200 penonton dan jutaan penonton televisi.
Charles menjadi raja sejak kematian ibunya, Elizabeth II, pada 8 September. Dia secara resmi dinyatakan sebagai raja pada 10 September. Hari ini dia sudah mendapatkan mahkota di kepalanya.
Istrinya, Camilla, juga dinobatkan. Dia sekarang dapat secara resmi menyebut dirinya Ratu. Sebelumnya dia memiliki gelar Permaisuri. Dengan demikian, perbedaan dibuat antara dia dan mendiang Ratu Elizabeth.
Upacara penobatan di Westminster Abbey dimulai pada siang hari dan berlangsung kurang dari dua jam. Charles dan Camilla meninggalkan Istana Buckingham pada pukul 11:20, mengikuti rute melalui pusat kota London. Di sepanjang jalan ini ada banyak penggemar yang bersemangat, tetapi juga penentang monarki.
Charles yang berusia 74 tahun adalah raja Inggris, yang terdiri dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Tiga negara pertama bersama-sama membentuk Inggris Raya. Sebagai raja Inggris, ia juga merupakan kepala negara Kanada, Australia, dan Selandia Baru, antara lain.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark