BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Foto-foto baru: jalan-jalan kamar mayat darurat Mariupol

Beberapa kuburan memiliki salib dengan tanda pengenal (lihat foto di bawah). Tetapi kebanyakan dari mereka memiliki tiang kayu dengan nomor dan bukannya nama yang tertulis di atasnya “Tidak Diketahui”. Misalnya, tidak ada kerabat yang menentukan jenazah.

Beberapa tim televisi termasuk France Télévisions dan Associated Press (AP) pergi ke pemakaman. Mereka mendapat izin dari para pemimpin separatis di Donetsk.

Setidaknya 3000 mati

The Associated Press telah melaporkan ratusan kuburan baru-baru ini dan sebuah laporan TV Prancis menunjukkan jumlah di postingan lebih dari 3.000.

Tidak jelas apakah terkadang ada banyak orang di makam yang sama. Dan baru-baru ini, 24 anak tewas dalam pemboman Rusia di kota itu.

Pada bulan April, surat kabar Amerika The New York Times juga menerbitkan tentang kuburan massal di Mariupol. Tidak jelas apakah itu situs yang sama. Gambar satelit menunjukkan bahwa kuburan ditambahkan antara Maret dan April. Saat itu masih sekitar 300 lubang berturut-turut.

Nikolai Chumak, seorang penduduk Mariupol, menjelaskan kepada seorang wartawan Associated Press bagaimana semuanya dimulai: “Pihak berwenang Ukraina mulai menggali lubang di sini dengan traktor pada awal perang dan mengubur mayat-mayat itu. Hampir tidak ada pemakaman.” Sebaliknya, mereka dengan cepat dibawa ke tanah oleh pejabat kota, misalnya.

Televisi Prancis Kunjungi situs lain selain kuburan besar ini, di mana hampir pasti ada kuburan massal. Valery Ukraina mengantar kru film ke tempat suaminya selama 32 tahun terbaring.

Dia ingin mengeluarkan tubuhnya sehingga dia bisa mengucapkan selamat tinggal padanya dengan bermartabat. Dia diberitahu bahwa dia pertama-tama harus mencari kerabat untuk semua mayat di kuburan, sehingga setiap orang dapat diidentifikasi. Misi yang mustahil. Valerie mengatakan ada sebanyak delapan mayat di atas satu sama lain di kuburan.

READ  Korban tewas di Haiti meningkat menjadi 1941, dan badai menyebabkan ketidaknyamanan tambahan bagi para tunawisma

Kantong tubuh di bawah sinar matahari

Beberapa kuburan (kolektif) masih kosong. Kantong jenazah terpapar sinar matahari di berbagai tempat di sekitar kota. Jalan-jalan Mariupol menjadi kamar mayat darurat. Menurut penasihat walikota kota, Pyotr Andryushenko, Rusia sekarang melangkah lebih jauh.

“Kita tidak akan pernah tahu berapa banyak orang yang tewas di Mariupol,” katanya. “Anda akan dimakamkan di tempat pembuangan sampah bersama dengan reruntuhan bangunan,” tambahnya.

Sebelum perang, populasi Mariupol sekitar 430 ribu. Walikota Mariupol mengatakan 22.000 warga sipil tewas oleh pasukan Rusia. Saat ini diperkirakan ada 120.000 warga sipil di kota itu. Sisanya melarikan diri atau dideportasi.

Sekitar 60 persen rumah hancur, dan beberapa tidak dapat dipulihkan.