0:40Mungkin memotong sepotong Dimorphos
Karnelly memimpin misi Hera, di mana sebuah pesawat ruang angkasa akan diluncurkan pada 2024 untuk mempelajari konsekuensi dari tabrakan tersebut. Hera dijadwalkan mencapai Demorphos pada 2026.
Badan Antariksa Eropa diperkirakan akan menyelidiki kawah dengan diameter sekitar 10 meter sebelumnya. “Sekarang sepertinya akan jauh lebih besar. Jika ada kawah, sepotong Demorphos mungkin sudah hancur,” kata Carneli.
Demorphos, batuan luar angkasa yang menghantam 11 juta kilometer dari Bumi, tidak menimbulkan bahaya bagi planet kita. Tujuan NASA adalah untuk mendorong asteroid keluar dari orbitnya melalui alam semesta. Para astronom berharap untuk membuat perkiraan awal dalam waktu seminggu apakah ini berhasil. Pengukuran yang akurat akan menyusul dalam tiga atau empat minggu, menurut Carnegie.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0