BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Gambar satelit menunjukkan kerusakan parah pada pangkalan militer Rusia di Krimea

NOS. Berita

  • Koefisien planet

    Pangkalan Militer Saki pada 9 Agustus, sebelum serangan
  • Koefisien planet

    Pangkalan Militer Saki pada 10 Agustus setelah serangan

Pangkalan militer Rusia di Krimea minggu lalu Dia diserang dan rusak parah oleh serangan itu. Hal ini terlihat dari citra satelit yang dipublikasikan media internasional sebelum dan sesudah serangan.

Gambar-gambar menunjukkan bahwa setidaknya enam pesawat tempur Rusia hancur dan pangkalan itu sebagian besar dihancurkan oleh api. Landasan pacu masih terlihat utuh.

Gambar tersebut dibuat oleh Planet Labs, yang menangkap gambar satelit di seluruh dunia. Ini adalah sumber independen pertama yang menunjukkan bahwa pangkalan Rusia rusak.

Pada hari Selasa, ledakan keras dilaporkan di Pangkalan Udara Saki di semenanjung yang dicaplok Rusia. Menurut saksi mata, ada 12 ledakan besar. Satu kematian telah dilaporkan.

tidak bertanggung jawab

Analis mengatakan Ukraina berada di balik serangan itu, tetapi negara ini tidak bertanggung jawab atas serangan itu. Gambar satelit menunjukkan itu adalah bisnis yang ditargetkan, menurut New York Times dan BBC, antara lain.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov menolak untuk mengkonfirmasi. Dia mengklaim bahwa tentara yang lalai menyebabkan pemboman di pangkalan itu. “Saya pikir tentara Rusia di pangkalan udara ini mengabaikan aturan sederhana: jangan merokok di tempat berbahaya,” kata Reznikov.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ledakan itu terjadi di gudang dan itu adalah kecelakaan. Menurut pakar militer di American Institute for the Studies of War, Rusia tidak mau mengakui bahwa mereka diserang agar tidak menodai citra mereka.

eskalasi

  • Koefisien planet

    Pangkalan militer untuk diserang
  • Koefisien planet

    Pangkalan Militer Saki pada 10 Agustus, sehari setelah serangan