BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Garuda Indonesia mulai pulih

Garuda Indonesia, maskapai nasional Indonesia, telah mengambil langkah untuk kembali ke profitabilitas

Perusahaan memperbarui sewa, menurunkan pembayaran per pesawat dalam beberapa kasus lebih dari lima puluh persen. Selain itu, perusahaan memiliki hampir setengah dari total utangnya Hilangkan

Restrukturisasi

Rencana perusahaan untuk kembali ke profitabilitas dimulai dengan perubahan armada besar. Bersama anak perusahaan berbiaya rendah Citilink, armada Garuda Indonesia terdiri dari 210 pesawat, yang kini berkurang menjadi 120 pesawat.

Bagian penting dari rencana Garuda Indonesia adalah memberikan peran yang lebih penting kepada Citilink. Anak perusahaan harus mengambil alih rute dari perusahaan induknya untuk bersaing lebih baik dengan maskapai berbiaya rendah utama di kawasan ini, seperti Lion Air dan Air Asia.

Amsterdam

Apa sebenarnya arti perubahan itu bagi Garuda Indonesia masih belum jelas. Menurut Rick Wouters, direktur penjualan dan pemasaran Garuda di Eropa, rencana sebelumnya untuk menghapus Boeing 777-300ER dari armada telah dibatalkan, sehingga posisi Amsterdam di jaringan itu lebih dari aman.

agama

Secara keseluruhan, utang Garuda naik menjadi $10,1 miliar. Perusahaan berhasil mengurangi jumlah ini menjadi 5,1 miliar dolar setelah negosiasi dengan kreditur. Dengan sewa baru, armada yang lebih kecil dan dukungan keuangan tambahan dari pemerintah Indonesia, perusahaan berharap dapat menghasilkan keuntungan lagi.

READ  Boeing! Filter air IPO adalah panci gemuk untuk bankir