Berita NOS•
Para ilmuwan telah mengamati sebuah bintang yang telah menelan sebuah planet. Itu terjadi sekitar 12.000 tahun cahaya dengan planet sekitar sepuluh kali ukuran Jupiter.
Ini adalah pertama kalinya acara tersebut diamati secara real time. Para astronom berharap suatu saat matahari akan “memakan” bumi dengan cara yang sama.
Bintang itu berada di akhir hidupnya dan dengan demikian terbakar habis. Ketika itu terjadi, semacam ledakan terjadi di mana bintang tumbuh lebih dari seribu kali ukurannya. Dengan demikian, semua materi yang mengelilingi bintang diselimuti panas, termasuk planet. Planet ini melawan gravitasinya sendiri, tetapi tidak dapat menandingi kekuatan bintang. Letusan dan ditelan utuh berlangsung beberapa bulan.
Pengamatan tersebut dilakukan oleh para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Harvard University. Dalam jurnal ilmiah Nature, mereka menjelaskan bagaimana mereka mengamati letusan menggunakan data inframerah dari teleskop luar angkasa NASA. Letusan sebenarnya terdeteksi pada tahun 2020, tetapi para ilmuwan membutuhkan waktu tiga tahun untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mati untuk Bumi
Paling sering, bintang kehabisan bahan bakar dan akibatnya planet menghilang. “Kita sudah melihat masa depan Bumi,” jelas Keshalay Dee, seorang peneliti luar angkasa di Massachusetts Institute of Technology. Saat matahari terbakar, ia juga meledak, lalu menelan Bumi, Merkurius, dan Venus, antara lain. Dalam beberapa bulan, semua planet akan hancur total. Ini tidak diharapkan terjadi selama 5 miliar tahun lagi.
“Sangat gila untuk berpikir bahwa planet kita akan mengalami nasib yang sama,” kata Morgan MacLeod, seorang peneliti di Universitas Harvard. Anda mungkin tidak akan melihat Matahari banyak tertelan, karena Bumi masih sangat muda. “Ketika bumi akhirnya ditelan, kamu hampir tidak akan melihat matahari.”

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0