Iran telah mengirim pasukan keamanan tambahan ke wilayah Kurdi di negara itu untuk menghancurkan protes anti-pemerintah yang sedang berlangsung. Setidaknya empat pengunjuk rasa tewas.
Organisasi hak asasi manusia yang berbasis di Norwegia Hengau mengatakan bahwa helikopter militer telah menerbangkan anggota Pengawal Revolusi Iran ke kota Kurdi Mahabad untuk memadamkan protes. Tembakan keras terdengar dalam video yang beredar di media sosial.
Menurut Hengaw, pasukan keamanan Iran menembak pengunjuk rasa di Mahabad. Sedikitnya empat orang tewas dalam beberapa hari terakhir.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh media pemerintah Iran mengkonfirmasi bahwa Pengawal Revolusi hadir di wilayah Kurdi. Menurut media pemerintah, akan ada “konfrontasi dengan kelompok teroris”.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa kematian perempuan Kurdi Iran, Amini, disebabkan oleh masalah medis yang dideritanya. Pihak berwenang menuduh pembangkang asing dan separatis Kurdi berada di belakang demonstrasi.
Menurut media resmi Iran, ketenangan kini telah kembali ke wilayah Kurdi. Aktivis dan organisasi hak asasi manusia Hengaw membantahnya di Twitter. Mereka mengatakan demonstrasi terus berlanjut di beberapa kota Kurdi.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark