
EPA/Angkatan Laut AS
NOS. Berita•
Dua kapal Angkatan Laut AS melintasi Selat Taiwan hari ini. Ini adalah gerakan angkatan laut AS pertama di selat itu sejak kunjungan Ketua DPR AS Pelosi ke Taiwan awal bulan ini.
China mengecam keras kunjungan Pelosi, yang menganggap Taiwan sebagai provinsi pemberontak dan ingin mencegah negara-negara membangun hubungan diplomatik dengan pulau itu. Kemudian tentara China melakukan manuver besar-besaran, terutama di Selat Taiwan.
Menurut Angkatan Laut AS, pergerakan USS Antietam dan USS Chancellorsville melalui selat selebar 160 kilometer antara China dan Taiwan adalah operasi rutin. Armada Ketujuh Angkatan Laut menulis bahwa kapal penjelajah tidak memasuki perairan teritorial negara tetangga mana pun dan pergerakan itu tunduk pada hukum internasional. izin.
laut bebas dan terbuka
Alasan pasti untuk memindahkan kapal laut tidak jelas. Angkatan Laut hanya menyatakan bahwa pelayaran adalah ekspresi dari komitmen Amerika Serikat untuk Samudra Hindia dan Pasifik yang bebas dan terbuka. Sebelum kunjungan Pelosi pada 2 dan 3 Agustus, fregat Amerika secara teratur berlayar melalui Selat Taiwan.
Militer China mengatakan dalam tanggapannya bahwa mereka memantau pergerakan kapal angkatan laut AS dan akan campur tangan dalam setiap provokasi.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark